Setelah beberapa tahun gak nulis blog lagi, kali ini saya mau menyempatkan untuk berbagi pengalaman yang menurut saya ini adalah pengalaman luar biasa dalam mengurus anak.
Ok, saat ini saya sudah mempunyai 3 anak, saya pikir 3 anak cukup membuat saya menjadi ibu yang sudah banyak perbekalan dan lika liku dalam mengurus anak dong ya.. bisa dikatakan harusnya sudah tidak meraba lagi. Tapi ternyata apa yang terjadi sodara-sodara???? Anak ke 3 membuat saya banyaaakk sekali belajar dan terus belajar sampai jadi banyak kenalan sama dokter 😅
Kali ini saya mau berbagi pengalaman BB anak yang seret dan tak kunjung naik bisa dibaca STUCK bahkan cenderung turun 😔. Hati ibu mana yang tidak 💔💔💔💔 melihat timbangam anak yg tak kunjung naik.
Dimulai bulan ke 4 BB Hilya tidak naik sesuai dengan yang seharusnya, naiknya irit bgt sampai di 5 bulan yang harusnya 2x berat lahir (BB lahir 2.990) ini hanya 5.7 kurang 300gr. Mulai gelisah, saya menduga ada yg salah dengan pencernaan Hilya karena dr bayi Hilya sering kolik. Mulailah kita mencari dokter pakar pencernaan bayi dan anak, pada saat itu saya mencoba ke salah satu dokter di RS Swasta yang lumayan terkenal di bilangan Jakarta Selatan, beliau mengatakan bahwa Hilya alergi Susu Sapi dan saya di suruh berhenti menyusui Hilya karena ASI saya mengandung susu sapi dan turunanannya. KREKKKKKK itu suara hati saya yang tepotek-potek sodara-sodara. Ibu mana yang tidak nangis ketika tiba2 TANPA DITUNJANG HASIL LAB ATAU BISA DIBILANG BARU 1X PERIKSA beliau langsung tegak diagnosis anak saya alergi susu sapi 😭.
Pulang langsung nangis dengan membawa susu yang harganya bisa bikin kita mingkem dan anaknya GA MAU MINUM SUSU ITU. Akhirnya saya wa temen saya yang kebetulan ayahnya adalah seorang prof. Alergi dan imunologi anak, beliau juga dokter Hilya yg biasa pantau Hilya dr awal lahir (Hilya Vaksin dengan beliau). Saya ngomong sama suami, dari awal lahir sampai usia 5bln Prof tidak mengatakan Hilya Alergi susu sapi kok. Masa iya Prof missing? Akhirnya esok hari kita langsung ketemu dengan Prof dan bilang bahwa Hilya di diagnosis alergi susu sapi. Prof bilang "saya ga suka ada dokter yg tegak diagnosis tp blm ada hasil lab penunjang" SETUJUUU PROF 🤩 akhirnya di ambil darah lah Hilya untuk test Alergi, dan hasilnya apa?? HILYA ALERGI RUMPUT DAN TIDAK ALERGI SUSU SAPI. Ya Allah untung saya ga ikutin dokter itu, Alhamdulillah 😊
Prof rujuk saya ke pakar pencernaan di RS Swasta di bilangan Bintaro, seorang Prof juga yang untuk pasien baru susah sekali daftarnya. Masya Allah 😌. Setelah dapat kuota tibalah saatnya kita konsul dengan beliau, beliau bilang "anaknya sudah terbiasa lapar" yuk kita buat dia mau nyusu lebih aktif dan mau makan. Pada saat itu Hilya usia 6bln dengan berat 5.8, 3hari minum obat dari Prof berhasil naik ke 6.3 Masya Allah Tabarakallah hati mama berbunga-bunga kaya berada di taman bunga yipiiiii.
Seminggu kemudian tibatiba Hilya panas, awalnya kita pikir mau tumbuh gigi tp kok 2hari ga turun panasnya? Periksa lah ke RS deket rumah dengan dokter langganan kakak2nya, pas di cek ternyata ISK dan ini buat BB Hilya drop lagi ke 5.8 ya Allah naiknya susah bgt ini turunnya kayak terjun payung gak pake payung 🙄. Oke kita sembuhin dulu ISK nya minum antibiotik 5hari supaya bb nya bisa naik lagi. Pada saat kontrol bulan berikutnya di RS Swasta daerah Bintaro Alhamdulillah berada di 6.5 pencapaian luar biasaaaa 👏👏👏👏
Masih kontrol tiap bulan sama Prof di RS swasta daerah Bintaro di 8 bulan kontrol lagi (kontrol ke 3) BB naik cm sedikit sekali yaitu 6.8, Alhamdulillah naik tapi tidak mencapai target (karena dalam kondosi minum obat dr Prof harusnya naik lebih dr 500gr sbln). Observasi lagi bulan depan...
Kontrol lagi di usia 9bln BB naik jd 7kg, ya Allah masih bgini ajaaaaa naiknya.cm seimprit 😭. Prof bilang kita tunggu bulan berikutnya, klo gak sampe 7.5kg harus test mantoux, besi dan ferritin. Ok baik Prof mudah2an naik sesuai harapan.
Kontrol lagi di usia 10bln BB cm 7.2 ya Allah apa ini yg salah dr Hilya? Akhirnya Hilya test Mantoux oleh Prof dan hasilnya Sabtu dilihat lagi ya bu... suster bilang Sabtu libur Prof tanggal merah, prof :waduh oke WA saya hasilnya ya bu, Ok Prof siap! Lanjut Hilya ambil darah buat cek besi dan ferritin yang pake DRAMA NANGIS KEJER DAN PERAWAT PR***A ga berhasil ambil darahnya 😭😭😭 ga tegaa ya Allah... balik lagi 3 hari untuk ambil darah lagi alhamdulillah 1jam proses pengambilan darah berhasil.
Tibalah hari Sabtu WA Prof hasil Mantoux nya, ternyata hasilnya samar dan prof mau ketemu sore itu juga (padahal libur loh) profnya mau liat langsung. Janjian lah kita di lobby RS, Masya Allah Tabarakallah berkah terus ya Prof baik banget ❤
Hasilnya gimana? Hasilnya 1.3cm yg agak rancu dikatakan positif karena pengaruh BCG membuat diameter mantoux test lebih besar. Prof bilang ini masih bs dikatakan negative. Alhamdulillah.. hasil Feritin dan besi juga baik dalam kadar NORMAL Alhamdulillah. Jadi apa yang salah sama Hilya kok kayaknya timbangan musuhan bgt sama Hilya???
Observasi lagi 2 minggu tanpa dikasih obat sama Prof, apa yg terjadi berat HILYA cendrung turun 😭😭, di usia 11 bln BB Hilya malah cuma 6,9Kg 😭😭😭😭😭😭😭.
To be continue
Komentar
Posting Komentar